Get the Flash Player to see this player.
Gopag
07:00 WIB - 10:00 WIB
host : Kindy Alika
 
   
     

Akhir Tahun, Polres Tuban Bakar 101.500 Butir Pil Koplo
Penulis :mut_dee | Selasa, 23 Desember 2014 | 13:10 WIB Dibaca : 902
Akhir Tahun, Polres Tuban Bakar 101.500 Butir Pil Koplo

Menjelang tutup tahun 2014 ini, jajaran Polres Tuban kembali melakukan pemusnahan barang bukti hasil penangkapan peredaran pil daftar G jenis Karnopen yang marak terjadi di wilayah Kabupaten Tuban, Selasa (23/12/2014).

Pada pemusnahan yang ketiga selama satu tahun terakhir kali ini, petugas memusnahkan sebanyak 101.500 butir pil Karnopen alias pil koplo karena bisa membuat pemakainya menjadi bodoh. Pil tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dihadapan tokoh masyarakat dan juga para pejabat Pemkab Tuban.

"Ini merupakan pemusnahan barang bukti yang besar," ujar AKBP Ucu Kuspriyadi, Kapolres Tuban, saat melakukan pemusnahan barang bukti tersebut.

Menurut Kapolres, sebanyak 101.500 butir yang dimusnahkan kali pada akhir tahun ini merupakan penangkapan dari satu tersangka saja. Yang dengan total barang bukti sekitar 101.500 butir yang akan di jual di wilayah Kabupaten Tuban.

"Dengan penangkapan ini membuktikan bahwa masih banyak kasus peredaran Karnopen di wilayah Tuban. Adapun sasarannya adalah dari kalangan berbagai usia, termasuk para pelajar dan juga anak-anak," lanjut Kapolres Tuban asal Jawa Barat itu.

Kapolres menegaskan jika peredaran pil daftar G jenis Karnopen tersebut merupakan ancaman yang besar di wilayah Kabupaten Tuban. Sehingga perlu adanya dukungan dari semua unsur masyarakat, termasuk tokoh agama dan juga tokoh masyarakat untuk ikut memberantas peredaran pil haram tersebut.

"Pemberantasan karnopen bukan hanya semata-mata tugas dari polisi saja. Mari kita sama-sama dengan semua lapisan masyarakat berkomitmen untuk memberantas peredaran pil Karnopen," harapnya.

Pihak kepolisian mencium adanya indikasi pabrik pembuatan pil Karnopen di wilayah Kabupaten Tuban dengan banyaknya peredaran pil tersebut. Namun dari pemeriksaan dari para tersangka yang tertangkap, selama ini mereka mengaku mendapatkan pil haram itu dari luar Tuban.

"Sekarang ini yang menjadi PR adalah lokasi produksinya, karena peredaran yang semakin luas. Jangan sampai ada anggota yang terlibat, baik menjadi beking atau pengedar," pungkasnya.

 
Related Post
  Kapolres Minta Maaf Atas Insiden Pemukulan 2 Wartawan
  Kirab Budaya Hari Jadi Tuban ke-720
  Hujan Deras, Tanggul Jebol, Sawah Terendam
  Diduga Dari Gas, Dapur Lapas Tuban Terbakar
   
 
 
 
 
 
sprite.png sosro.png kalbe.png holcim.png semen indonesia.png wingsfood.png
© Copyright 2013 - All right Reserved. Design by mcmmedianetworks.com