Get the Flash Player to see this player.
WIB - WIB
host :
 
   
     

Kaca Mobil Dipecah, 30 Juta Milik Pengusaha Batik Amblas
Penulis :muthohar_dee | Selasa, 27 Januari 2015 | 21:28 WIB Dibaca : 966
Kaca Mobil Dipecah, 30 Juta Milik Pengusaha Batik Amblas

Kasus perampokan terhadap nasabah bank dengan modus melakukan pecah kaca mobil yang sedang di parkir kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tuban tepatnya di jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban, Selasa (27/01/2015).

Kali ini korbannya kejahatan dengan modus tersebut adalah Sumito (61), seorang pengusaha Batik asal Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Saat itu korban telah melakukan pencairan uang dari bank Mandiri Cabang Tuban.

Perampokan saat korban bersama dengan anaknya telah mengambil uang dari Bank Mandiri 30 juta. Padahal uang tersebut oleh korban rencananya akan digunakan untuk membayar batik.

Setelah mencairkan untuk korban bermaksud akan ke lokasi pembuatan batik dengan menggunakan mobil Avanza nopol N 753 XD. Namun sebelum pulang korban mampir beli ikan hias yang berada di jalan raya Basuki Rahmad, Kelurahan Sidorejo, Kota Tuban.

"Saat beli ikan uang korban ditinggal di dalam mobil. Kemudian korban parkir di pinggir jalan yang berjarak beberapa meter dari toko ikan hias itu," ujar AKP Suharyono, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Pada saat parkir itulah, kaca pintu bagian depan kanan mobil Avanza milik korban tersebut dipecah oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang. Kemudian pelaku langsung mengambil uang Rp 30 juta milik korban yang ditaruh di dalam mobil.

"Pelaku yang melakukan pecah kaca dan juga sebagai pengambil uangnya dua orang dengan menggunakan sepeda motor Tiger. Memang ada indikasi pelaku lebih dua orang dengan peran yang berbeda-beda," lanjut Kasat Reskrim.

Petugas kepolisian dari Sat Reskrim Polres Tuban mengaku telah mengetahui ciri-ciri dari pelaku perampokan nasabah bank dengan modus pecah kaca tersebut. Kini pelaku masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk menangkap pelaku.

"Kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini. Kita juga telah koordinasi dengan pihak bank, karena kemungkinan korban telah diincar oleh para pelaku sejak dari bank," pungkasnya.

 
Related Post
  Tukang Becak Tewas, Gegerkan Warga
  Bus Akas Tabrak PNS, Tewas Seketika
  1 Tewas 1 Luka Akibat Tabrak Truk
  Polisi Sita Kalung Klenteng Kwan Sing Bio Tuban
   
 
 
 
 
 
danapaint.png kalbe.png bri.png sosro.png holcim.png danamon.png
© Copyright 2013 - All right Reserved. Design by mcmmedianetworks.com