Get the Flash Player to see this player.
WIB - WIB
host :
 
   
     

Polres Tuban Grebek Empat Pabrik Pembuatan Arak
Penulis :M Muthohar | Selasa, 07 Oktober 2014 | 22:15 WIB Dibaca : 1.523
Polres Tuban Grebek Empat Pabrik Pembuatan Arak

Petugas kepolisian dari Sabhara Polres Tuban melakukan pengrebekan empat lokasi pabrik pembuatan minuman keras jenis Arak yang berada di Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (07/10/2014).

Dalam pengrebekan empat lokasi pembuatan Arak itu, petugas berhasil mengamankan peralatan yang digunakan untuk membuat Arak. Selain itu sejumlah anggota yang melakukan pengrebekan itu mendapatkan ratusan liter Arak yang sudah siap untuk dijual.

"Empat lokasi yang kita grebek tersebut merupakan tempat pembuatan Arak dan juga untuk penyimpanan Miras itu," terang AKBP Ucu Kuspriyadi, Kapolres Tuban.

Pengrebekan empat lokasi pebraik Arak yang masih beroperasi tersebut berawal saat petugas dari anggota Patroli Sabhara Polres Tuban mendapatkan informasi jika masih ada pabrik Arak yang masih melakukan produksi. Selanjutnya secera melakukan pengecekan beberapa anggota Sabhara langsung melakukan pengrebekan.

"Yang kita grebek ini merupakan lokasi yang masih tetap berproduksi setelah ditutup pada akhir Tahun 2013 yang lalu. Sehingga alat-alatnya langsung kita sita dan kita amankan di Polres Tuban," lanjut Kapolres saat di Mapolres Tuban.

Dari pengrebekan tersebut petugas mengamankan sebanyak tiga set alat yang digunakan untuk membuat Arak yang terdiri dari Dandang, kompor, dan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. Selain itu petugas juga mengamankan bahan baku pembuatan Arak.

"Untuk Arak yang sudah jadi sebanyak 105 botol yang masing-masing berisikan 1,5 liter. Arak tersebut sudah siap untuk diedarkan," tambah Kapolres Tuban sambil menunjukan barang bukti yang diamankan.

Selama ini, masih ada sejumlah lokasi yang tetap melakukan produksi pembuatan minuman keras jenis Arak tersebut. Namun untuk jumlah produksinya sudah sangat menurut dan produksinyapun dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

"Masih ada yang produksi tapi tidak banyak dan mereka secara sembunyi-sembunyi. Saat ini kita terus melakukan pengawasan untuk menekan supaya para pembuat Arak tidak melakukan produksi," pungkasnya

 
Related Post
  SMK Pelayaran Tuban Diserang Puluhan Pelajar
  Digrebek Polisi, Puluhan Pelaku Penjarah Hutan Kocar-kacir
  Soal Penganiayaan Bocah SMP, Polisi Akui Penangkapan Salah Prosedur
  Pegawai Bank Ditusuk Orang Misterius
   
 
 
 
 
 
xl.png bri.png wingsfood.png sprite.png telkomsel.png danamon.png
© Copyright 2013 - All right Reserved. Design by mcmmedianetworks.com