Hari ini SBMPTN 2015 Panlok 50 Surabaya digelar di sejumlah lokasi, termasuk 6760 peserta uji kompetensi campuran (Saintek dan Soshum) di Unversitas Airlangga Surabaya, Selasa (9/6/2015).
Dalam menghadapi ujian kompetensi ini peserta wajib datang 30 menit sebelum ujian dimulai. Namun hal tersebut tidak diindahkan oleh dua peserta asal Tuban. Mereka ditolak masuk ruang tes oleh wakil ketua panlok 50 Surabaya .
Menurut Ahmad Sahrani, wakil ketua panlok 50 surabaya,peserta tersebut tidak diperkenankan mengikuti tes SBMPTN 2015 karena hadir telat satu jam setelah dimulainya tes.
Langgeng dan Rohmat, peserta asal Tuban yang terjebak macet, tidak boleh ikut tes SBMPTN karena telatnya sudah lebih dari 30 menit, jadi tidak boleh masuk dan langsung dicoret.
SBMPTN tahun ini sangat ketat dan peserta harus mematuhi peraturan yang ditetapkan. Bagi peserta dari luat kota harus mencari solusi yang tepat dan cerdas.